I’ve learned. Ga semua itu bisa sesuai persis sama yang kita mau, atau sama keadaan ideal yang divisualisasiin sama lingkungan kita. Kadang….. Atau selalu ya? Keadaan yang kejadian sama kita sekarang itu bisa aja berbalik 720 derajat sama yang kita harapin. Dan itu ga enak ya. Ekspektasi yang berbanding terbalik sama kenyataan. Kaya gini aja, misalnya kita lagi ada di tengah-tengah satu keadaan ya. Terus.. Di otak teh banyak banget gambaran tentang kemungkinan yang bisa terjadi, dari mulai yang paling baik, baik, biasa, buruk sama yang paling buruk. Alamiahnya, kita bakal mikirin terus yang paling baik kan? Nah disini ga enaknya. Kadang, kalo ‘yang terbaik’ itu sebenernya bukan yang terbaik buat kita dan kita dipaksa pergi dari pilihan itu…… That’s what I’m talking about. Dan pas keadaan aslinya ga kaya yang di ekspektasi kita itu rasanya semacam kecewa, sedih, terus kesel. Tapi ga ada pelampiasan tea. *drumroll*